
Forklift listrik semakin populer di industri pergudangan, manufaktur, dan logistik karena lebih hemat energi, ramah lingkungan, minim kebisingan, dan biaya operasional lebih rendah dibanding forklift diesel. Namun, tanpa perawatan yang tepat, forklift listrik dapat mengalami penurunan performa, kerusakan baterai, hingga biaya servis yang membengkak.
Dalam artikel ini, kita akan membahas kesalahan umum dalam merawat forklift listrik yang sering terjadi, serta cara menghindarinya agar forklift tetap awet dan optimal.
1. Mengabaikan Perawatan Baterai Forklift Listrik
Baterai adalah komponen paling vital pada forklift listrik. Kesalahan umum meliputi:
- Membiarkan baterai terlalu kosong
- Overcharging (pengisian berlebihan)
- Mengisi baterai tidak sesuai jadwal
Dampak: Umur baterai lebih pendek dan biaya penggantian mahal.
Solusi : Terapkan manajemen baterai forklift listrik yang benar dan ikuti panduan pabrikan.
2. Tidak Melakukan Inspeksi Harian Forklift
Banyak operator melewatkan pemeriksaan rutin seperti:
- Rem
- Ban
- Lampu
- Panel kontrol
- Sistem hidrolik
Dampak: Risiko kecelakaan dan kerusakan lebih besar.
Solusi: Gunakan checklist inspeksi forklift listrik harian sebelum operasional.
3. Mengoperasikan Forklift Melebihi Kapasitas Angkat
Overload dapat merusak:
- Motor listrik
- Sistem hidrolik
- Struktur rangka forklift
Tips : Selalu patuhi kapasitas angkat forklift listrik sesuai spesifikasi.
4. Jarang Membersihkan Forklift Listrik
Debu, oli, dan kotoran dapat mengganggu:
- Sensor elektronik
- Panel kontrol
- Sistem pendingin motor
Solusi: Lakukan pembersihan forklift listrik secara rutin, terutama di area kelistrikan.
5. Mengabaikan Sistem Kelistrikan Forklift
Kabel longgar, konektor berkarat, dan panel rusak sering dibiarkan hingga forklift mati total.
Tips: Lakukan pengecekan sistem kelistrikan forklift listrik secara berkala untuk mencegah kerusakan besar.
6. Menggunakan Charger yang Tidak Sesuai
Charger yang tidak kompatibel dapat:
- Merusak baterai
- Menyebabkan panas berlebih
- Mengurangi efisiensi pengisian daya
Solusi: Gunakan charger resmi forklift listrik sesuai spesifikasi pabrikan.
7. Menunda Servis dan Maintenance Berkala
Menunda perawatan dapat menyebabkan kerusakan lebih besar dan mahal.
Solusi : Terapkan jadwal servis forklift listrik rutin berdasarkan jam operasional.
8. Kurangnya Pelatihan Operator Forklift Listrik
Operator tanpa pelatihan berpotensi:
- Mengoperasikan forklift secara kasar
- Salah prosedur penggunaan
- Mempercepat keausan komponen
Solusi: Sediakan pelatihan operator forklift listrik bersertifikat.
9. Mengabaikan Sistem Pendingin Motor Listrik
Motor listrik membutuhkan pendinginan optimal. Debu atau ventilasi tersumbat dapat menyebabkan overheating.
Solusi: Rutin membersihkan sistem pendingin forklift listrik.
10. Tidak Mencatat Riwayat Servis Forklift
Tanpa data servis, perusahaan sulit memantau kondisi forklift.
Solusi : Gunakan log maintenance forklift listrik untuk efisiensi operasional.
Kesimpulan
Menghindari kesalahan umum dalam merawat forklift listrik adalah kunci untuk menjaga performa, memperpanjang umur pakai alat, menghemat biaya perbaikan, dan meningkatkan keselamatan kerja.
Perawatan rutin, inspeksi berkala, serta pelatihan operator yang tepat akan membuat forklift listrik tetap andal, efisien, dan produktif dalam jangka panjang.