
Harga solar yang terus berubah membuat banyak perusahaan mulai menghitung ulang biaya operasional alat berat, termasuk forklift diesel. Bagi bisnis yang setiap hari mengoperasikan beberapa unit forklift, kenaikan harga bahan bakar sekecil apa pun bisa berdampak pada pengeluaran bulanan.
Namun, apakah solusi terbaik adalah mengganti semua forklift diesel dengan forklift listrik? Belum tentu.
Faktanya, banyak perusahaan tetap memilih forklift diesel karena tenaganya lebih besar, mampu bekerja dalam waktu lama, dan lebih cocok digunakan di area luar ruangan. Yang lebih penting adalah bagaimana cara mengoperasikannya agar tetap hemat bahan bakar.
Berikut beberapa cara yang terbukti dapat membantu mengurangi konsumsi solar pada forklift diesel.
1. Hindari Mesin Menyala Saat Forklift Tidak Digunakan
Di lapangan, masih banyak operator yang membiarkan mesin hidup ketika sedang menunggu proses bongkar muat atau saat berbincang dengan rekan kerja. Alasannya sederhana, agar tidak perlu menyalakan mesin berulang kali.
Padahal, mesin diesel tetap mengonsumsi solar meskipun forklift tidak bergerak.
Jika waktu tunggu mencapai 10–15 menit, sebaiknya matikan mesin. Kebiasaan sederhana ini bisa menghemat cukup banyak bahan bakar jika dilakukan setiap hari.
2. Jangan Menunda Servis Berkala
Banyak orang menganggap servis hanya dilakukan ketika forklift mulai bermasalah. Padahal justru servis rutin bertujuan mencegah kerusakan sekaligus menjaga efisiensi mesin.
Filter udara yang kotor, oli yang sudah melewati masa pakainya, atau filter solar yang tersumbat akan membuat pembakaran menjadi tidak optimal. Akibatnya, mesin membutuhkan lebih banyak solar untuk menghasilkan tenaga yang sama.
Karena itu, pastikan jadwal penggantian oli, filter, dan pengecekan injektor dilakukan sesuai rekomendasi pabrikan.
3. Gunakan Solar yang Bersih dan Berkualitas
Tidak sedikit kerusakan pada sistem bahan bakar disebabkan oleh kualitas solar yang kurang baik. Kandungan air atau kotoran dalam bahan bakar dapat menyumbat filter dan mengganggu kerja injektor.
Selain membuat konsumsi BBM meningkat, kondisi ini juga berpotensi menimbulkan biaya perbaikan yang jauh lebih besar.
Simpan bahan bakar di tempat yang bersih dan pastikan tangki forklift juga rutin dikuras bila diperlukan.
4. Cara Mengemudi Operator Sangat Berpengaruh
Dua forklift dengan tipe yang sama bisa memiliki konsumsi solar yang berbeda hanya karena cara pengoperasiannya.
Operator yang sering melakukan akselerasi mendadak, pengereman keras, atau membawa beban dengan kecepatan tinggi biasanya akan menghabiskan lebih banyak bahan bakar dibanding operator yang mengemudi dengan halus.
Selain lebih hemat, cara berkendara yang stabil juga membuat komponen forklift lebih awet.
5. Jangan Memaksakan Forklift Mengangkat Beban Berlebih
Setiap forklift memiliki kapasitas angkat yang sudah ditentukan oleh pabrikan.
Memaksa forklift membawa beban melebihi kapasitas tidak hanya meningkatkan risiko kecelakaan, tetapi juga membuat mesin bekerja jauh lebih berat. Akibatnya konsumsi solar meningkat dan usia mesin menjadi lebih pendek.
Pastikan kapasitas forklift sesuai dengan jenis pekerjaan yang dilakukan.
6. Periksa Tekanan Ban Secara Rutin
Hal yang sering terlupakan adalah kondisi ban.
Ban yang kekurangan tekanan membuat hambatan saat berjalan menjadi lebih besar. Mesin harus bekerja lebih keras untuk menggerakkan forklift sehingga konsumsi solar ikut meningkat.
Pengecekan tekanan ban hanya membutuhkan waktu beberapa menit, tetapi manfaatnya cukup besar untuk efisiensi operasional.
7. Atur Jalur Kerja Forklift
Sering kali pemborosan bahan bakar bukan berasal dari mesin, melainkan dari alur kerja yang kurang efisien.
Misalnya forklift harus bolak-balik mengambil barang karena penempatan material kurang rapi atau operator harus memutar jauh untuk mencapai lokasi tujuan.
Dengan mengatur layout gudang dan jalur distribusi yang lebih baik, jarak tempuh forklift dapat dikurangi sehingga penggunaan solar juga menjadi lebih hemat.
Hemat BBM Bukan Berarti Mengurangi Produktivitas
Sebagian orang beranggapan bahwa menghemat bahan bakar berarti memperlambat pekerjaan. Padahal kenyataannya tidak demikian.
Forklift yang dirawat dengan baik justru bekerja lebih ringan, lebih cepat, dan lebih jarang mengalami downtime. Penghematan tidak hanya berasal dari konsumsi solar, tetapi juga dari berkurangnya biaya perbaikan dan meningkatnya produktivitas.
Kesimpulan
Harga solar memang berada di luar kendali perusahaan, tetapi penggunaan bahan bakarnya masih bisa dioptimalkan.
Mulai dari mematikan mesin saat tidak digunakan, melakukan servis berkala, menjaga kualitas bahan bakar, hingga meningkatkan keterampilan operator, semuanya berkontribusi terhadap efisiensi operasional.
Jika perusahaan mengelola beberapa unit forklift diesel, penghematan yang terlihat kecil pada satu unit dapat memberikan pengurangan biaya operasional yang cukup signifikan dalam jangka panjang.
baca artikel kami sebelumnya : 10 Kesalahan Umum dalam Merawat Forklift Listrik dan Cara Menghindarinya